Azril Arrasyid Ilham Hi, I loves to write, trying to help people to understand about business, technology, and online marketing in the most convenient way.

+15 Cara Sukses Outbound Sales Call untuk Peroleh Penjualan Berkualitas

4 min read

Outbound Sales Call

Dalam ranah bisnis, istilah yang tengah populer adalah “outbound sales call”. Ini merujuk pada panggilan keluar yang dijalankan oleh tim penjualan untuk beragam keperluan, khususnya dalam menjalankan penjualan secara langsung kepada pelanggan.

Outbound sales call sebenarnya adalah upaya tim penjualan untuk menghubungi pelanggan tanpa ada interaksi sebelumnya. Secara sederhana, ini merupakan panggilan langsung yang dilakukan oleh tim penjualan untuk menjajaki proses penjualan kepada pelanggan.

Proses implementasi outbound sales call seringkali mendapat reaksi negatif dari penerima. Akan tetapi, menurut business.com, pemahaman terhadap psikologi dasar dalam proses penjualan bisa membantu membangun relasi dengan prospek, menciptakan percakapan yang menarik, dan pada akhirnya, meningkatkan angka penjualan.

Jadi, apa sih rahasia di balik keberhasilan outbound sales call dalam meningkatkan penjualan? Untuk mengetahui lebih lanjut, ayo kita simak pembahasannya di bawah ini.

Tips Sukses Outbound Sales Call

1. Jangan takut

Tip pertama terkait outbound sales call mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki kepentingan yang sangat besar. Hal ini karena rasa takut akan penolakan atau kegagalan bisa mengurangi semangat bagi tenaga penjualan.

Sesungguhnya, penolakan adalah bagian yang tidak terhindarkan saat melakukan panggilan kepada individu yang mungkin tidak sejalan. Karenanya, penting bagi kamu untuk memastikan bahwa dirimu atau perwakilan bisnis dalam tim penjualan tidak merasa takut.

2. Gunakan skrip sebagai referensi

Tip kedua terkait outbound sales call ditujukan untuk mengoptimalkan penggunaan waktu dengan memanfaatkan skrip sebagai pedoman selama kamu menjalankan panggilan.

Memanfaatkan skrip akan memudahkan kamu dalam memandu percakapan dan memastikan semua poin pembicaraan disampaikan dengan tepat dan efisien selama panggilan berlangsung.

3. Lakukan riset untuk memandu panggilan

Menginvestigasi prospek sebelum melakukan panggilan akan memberikanmu akses ke beragam poin pembicaraan yang benar-benar mampu menarik perhatian mereka dan menghasilkan koneksi secara cepat.

Dengan mendapatkan informasi penting tentang prospek, kamu dapat menunjukkan kepada calon pelanggan bahwa kamu telah melakukan usaha tambahan untuk membuat percakapan menjadi lebih personal dan terfokus pada mereka.

4. Bersiap menghadapi keberatan prospek

Keberatan bukan berarti secara otomatis akan menghentikan panggilan telepon. Oleh karena itu, kamu perlu bersiap dengan mengantisipasi keberatan yang umum terjadi dan mengembangkan respons untuk mengatasinya.

Dalam situasi ini, penting bagi kamu untuk memikirkan strategi mengatasi keberatan yang paling sering muncul saat berkomunikasi, dan kemudian berlatih bersama dengan anggota timmu.

5. Gunakan nama prospek

Mendengar nama mereka sendiri biasanya disukai orang, dan ini merupakan cara sederhana namun sangat dihargai untuk mempersonalisasi panggilan outbound sales kamu.

Tapi, penting untuk tetap berhati-hati agar tak terlalu kerap menggunakan nama mereka karena hal ini bisa dianggap mencurigakan dan terlalu memaksa.

6. Fokus pada orang tersebut

Saat melakukan panggilan outbound sales, kamu harus memusatkan perhatianmu pada satu hal. Hindari melakukan banyak hal sekaligus. Doronglah dirimu sendiri dan tim penjualanmu untuk menghilangkan segala gangguan agar bisa mendengarkan dengan seksama.

Informasi detail yang disebutkan oleh prospek bisa menjadi hal penting yang dibutuhkan untuk menutup kesepakatan di masa depan.

7. Jaga nada bicaramu dan biarkan semuanya terasa alami

Ketika kamu berbicara dengan prospek untuk pertama kalinya, upayakan agar mereka mulai mempercayaimu. Menggunakan nada yang terlalu rendah atau tinggi dapat membuat prospek merasa tidak nyaman.

Orang cenderung merespons mirroring dengan baik, jadi usahakan untuk menyesuaikan pola bicara dan nada suara mereka. Jika sulit menyesuaikan diri, pertahankanlah nada bicaramu agar tetap terdengar alami dan tidak goyah.

8. Jangan terburu-buru

Waktu sangat penting dalam panggilan outbound sales, tetapi itu bukan berarti kamu harus terburu-buru saat berbicara di telepon. Berbicara terlalu cepat bisa memberi kesan putus asa atau gugup, dan bisa membuat prospek merasa bingung atau kurang dihargai.

9. Bangun koneksi dengan prospek dan ajak mereka bicara

Sebelum membahas penjualan produk, penting untuk membangun hubungan yang baik dengan prospek. Kamu bisa mengajarkan sesuatu atau menceritakan cerita singkat tentang bagaimana produkmu telah membantu orang lain.

Ajukan pertanyaan terbuka yang membutuhkan jawaban lebih dari sekadar ya atau tidak, untuk tetap terhubung dengan prospek.

10. Fokus pada mereka, bukan dirimu

Ingatlah, tujuan panggilanmu adalah untuk melibatkan prospek selama panggilan keluar. Karena itu, fokuslah pada hal-hal yang relevan bagi prospek, bukan pada dirimu.

Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengajukan pertanyaan berbasis nilai dan memberikan jawaban yang juga berbasis nilai, yang difokuskan pada prospek.

11. Manfaatkan bukti sosial untuk mempengaruhi perilaku

Salah satu tips penting dalam panggilan outbound sales adalah menggunakan bukti sosial. Hal ini untuk menjelaskan bagaimana produkmu telah membantu orang lain yang mirip dengan mereka.

Berikan statistik dan contoh penggunaan yang serupa dengan prospek untuk menunjukkan bahwa produk atau layananmu dapat memberikan manfaat yang sama untuk mereka.

12. Tetap di jalur dan kontrol

Saat memulai panggilan, perwakilan penjualan harus menjelaskan agenda panggilan dan mendapat “persetujuan” prospek terkait agenda tersebut. Langkah ini akan membuat calon pelanggan merasa seolah-olah mereka yang memegang kendali, sementara perwakilan adalah orang yang memandu percakapan.

13. Biarkan prospek bicara

Pastikan perwakilanmu memberi kesempatan pada prospek untuk berbicara. Instruksikan tim penjualan untuk tidak mengakhiri kalimat prospek. Menginterupsi atau membuat asumsi yang tidak sesuai dengan perasaan mereka dapat dengan cepat mengakhiri panggilan.

14. Tawarkan lebih dari satu pilihan

Alih-alih menentukan apakah mereka tertarik untuk membeli produkmu atau tidak, tawarkanlah pilihan produk atau layanan mana yang lebih sesuai bagi mereka. Hal ini akan membantumu dalam menghasilkan penjualan, terlepas dari opsi yang mereka pilih.

15. Perhatikan waktu

Waktu bukan hanya seberapa lama kamu melakukan panggilan, tetapi juga kapan waktu yang tepat untuk menghubungi prospek. Lakukan riset yang relevan terkait industri kamu untuk mengetahui waktu terbaik untuk menghubungi target pelanggan.

16. Manfaatkan teknologi

Teknologi saat ini memainkan peran penting dalam bisnis dan penjualan. Pilihlah solusi keterlibatan penjualan yang sesuai untuk membantu timmu mempertahankan tingkat kecepatan dan ketekunan yang tepat melalui irama penjualan otomatis, seperti menggunakan aplikasi call center atau telepon cloud PBX yang terintegrasi dengan CRM.

17. Buat tujuan

Tips terakhir dalam panggilan outbound sales adalah membuat tujuan. Namun, tujuan di sini tidak hanya berkaitan dengan pencapaian secara keseluruhan. Bagilah tujuan secara rinci menjadi beberapa bagian. Hal ini akan membantumu mengetahui apakah tim penjualanmu sudah mencapai KPI atau target penjualan yang telah ditentukan.

Tingkatkan Penjualan Melalui Pendekatan Personal: Rahasia Panggilan Outbound Sales yang Efektif

Dari berbagai tips yang disorot sebelumnya terkait panggilan outbound sales, terdapat beberapa inti penting dalam menjalankan komunikasi yang efektif. Fokus pada kebutuhan prospek, membangun koneksi yang kuat, dan berinteraksi secara personal sambil menggunakan data yang relevan menjadi kunci dalam mendekati dan menutup kesepakatan dengan prospek.

Woowa CRM hadir sebagai solusi yang sangat mendukung prinsip-prinsip tersebut. Dengan integrasi langsung ke web.whatsapp, Woowa CRM memberikan kemampuan super dalam mengelola interaksi dengan pelanggan secara lebih efektif dan personal. Dengan fitur-fitur yang disediakan, Woowa CRM membantu dalam memahami kebutuhan pelanggan, memfasilitasi percakapan yang lebih efisien, dan memungkinkan penanganan pelanggan dengan lebih baik daripada yang dapat dilakukan melalui web.whatsapp official biasa.

Dengan Woowa CRM, kamu dapat mengamati dan memahami kebutuhan pelanggan secara lebih mendalam, mengelola percakapan dengan lebih terorganisir, dan mengoptimalkan kesempatan penjualan melalui pendekatan yang lebih personal dan efisien. Dengan demikian, Woowa CRM menjadi alat yang kuat untuk membantu perusahaan meningkatkan kualitas layanan pelanggan dan mendekati prospek dengan cara yang lebih efektif sesuai dengan berbagai tips yang telah dibahas.

Azril Arrasyid Ilham Hi, I loves to write, trying to help people to understand about business, technology, and online marketing in the most convenient way.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *