Bagaimana cara menentukan ongkos angkut atau ongkos kirim sehingga menguntungkan baik bagi pembeli maupun penjual? Simak tips dan strategi menentukan biaya pengiriman.
Era bisnis saat ini didominasi oleh e-commerce, dan sistem jual beli dilakukan secara online tanpa tatap muka.
Hal ini menyebabkan pengiriman barang menjadi hal yang penting dalam rantai jual beli e-commerce.
Agar bisnis Anda berkembang, Anda memerlukan strategi untuk menentukan ongkos kirim atau ongkos kirim.
Mengapa demikian?
Pembeli mempertimbangkan biaya pengiriman saat memutuskan apakah akan membeli suatu barang.
Dengan begitu, Anda tidak sembarangan menentukan ongkos kirim.
Biaya pengiriman yang berlebihan akan membuat pembeli Anda membandingkan dengan produk pesaing dengan harga lebih rendah.
Strategi untuk menentukan biaya pengiriman barang
Ada beberapa strategi yang dapat digunakan untuk menentukan biaya pengiriman.
Jika diterapkan dengan baik dan benar, strategi ini pasti menguntungkan bagi bisnis Anda.
1. Menentukan Berat Barang
Berat kiriman Anda adalah faktor penentu pertama yang perlu dipertimbangkan saat menentukan ongkos kirim.
Ada dua cara untuk menghitung berat barang ini, berat aktual dan berat volumetrik.
Berat sebenarnya adalah berat paket yang dibulatkan ke kilogram berikutnya. Misalnya, ketika barang Anda ditimbang dan beratnya 2,8 kg, maka akan dihitung sebagai 3 kg.
Berat volumetrik adalah ukuran kepadatan pengiriman.
Ini dihitung dengan mengalikan panjang, lebar dan tinggi dari dimensi paket dan pembulatan ke sentimeter terdekat.
Anda dapat menentukan biaya pengiriman dengan memperhitungkan berat aktual dan berat ukuran paket yang Anda kirimkan.
Pastikan pengukuran berat badan ini benar dan akurat agar pembeli tidak merasa tertipu.
2. Perhitungkan Biaya Tambahan
Biaya tambahan yang terlibat dalam pengemasan barang dagangan Anda juga merupakan faktor dalam menentukan biaya pengiriman.
Apa yang dimaksud dengan biaya tambahan?
Seringkali, jenis bahan yang digunakan untuk mengemas barang menambah biaya tambahan.
Misalnya, jika Anda menjual lukisan, Anda harus menggunakan kayu untuk mengirimkannya, tentu saja ini membutuhkan biaya tambahan.
Berikan penjelasan mengenai biaya tambahan tersebut agar pembeli tidak bingung dan dapat memahami adanya kenaikan biaya pengiriman dibandingkan biasanya.
Plus, dengan memperhitungkan biaya tambahan ini, Anda telah meminimalkan kerusakan yang akan Anda alami jika tarif pengiriman Anda terlalu rendah.
3. Pilihan metode pengiriman
Faktor lain dalam menentukan biaya pengiriman adalah metode yang digunakan.
Ada empat cara yang bisa dipilih yaitu transportasi darat, transportasi laut, transportasi udara dan transportasi gabungan.
Transportasi darat biasanya merupakan bentuk termurah.
Angkutan laut lebih mahal daripada angkutan darat dan biasanya digunakan untuk pengiriman internasional dan wilayah pedalaman.
Angkutan udara adalah yang paling mahal karena juga tercepat dibandingkan metode lain dalam hal waktu tempuh.
Pengangkutan udara menggunakan pesawat kargo dan penumpang di kompartemen bagasi. Yang terakhir adalah transportasi multimoda.
Barang-barang ini menggabungkan berbagai moda transportasi dan mengacu pada peti kemas khusus yang dapat dipindahkan secara efisien antara kapal, kereta api, dan truk.
4. Lakukan perbandingan dengan pesaing bisnis
Anda perlu melakukan semacam survei terhadap pesaing bisnis Anda untuk menentukan biaya pengiriman yang tidak berbeda jauh.
Jika ongkos kirim barang Anda terlalu tinggi, maka pembeli akan memilih produk pesaing.
Jadi pastikan Anda sudah membandingkannya dengan produk lain sebelum memutuskan ongkos kirim.
Ini sangat penting karena meskipun barang Anda lebih murah, pembeli akan berpikir dua kali jika ongkos kirim jauh berbeda dengan pesaing Anda.
5. Petakan lokasi pelanggan
Taktik lain yang bisa Anda lakukan adalah memetakan lokasi pelanggan Anda. Buatlah persentase, berapa jumlah pelanggan domestik, berapa pelanggan internasional.
Ini akan memungkinkan Anda untuk memilih dengan lebih hati-hati layanan pengiriman mana yang Anda gunakan secara teratur.
Beberapa pelanggan juga bersedia membayar lebih untuk ongkos kirim asalkan barang sampai lebih cepat, namun terkadang lokasi pengiriman tidak tersedia, seperti di daerah terpencil.
Untuk melakukan ini, Anda harus merencanakan dengan hati-hati di mana pelanggan Anda berada sehingga Anda tidak salah memilih layanan pengiriman.
6. Pertimbangkan memberi biaya kirim gratis
Jika bisnis Anda berada dalam industri yang sangat kompetitif, Anda dapat mempertimbangkan untuk menawarkan pengiriman gratis.
Ini sangat efektif jika Anda menjual produk dengan margin keuntungan tinggi, seperti perhiasan emas atau pernak-pernik.
Dengan begitu Anda dapat memotong keuntungan Anda untuk menutupi biaya pengiriman barang.
Namun, jika margin keuntungan Anda hanya menjual kaos eceran, strateginya adalah sesekali mengirim gratis.
Anda bisa melakukannya sebulan sekali atau saat ada acara tertentu. Untuk membuatnya lebih mudah, gunakan saja aplikasi saham di Jurnal.
Manfaatkan juga aplikasi sales invoice untuk membantu melacak invoice perusahaan Anda.
Gunakan Aplikasi untuk Mempermudah Pelacakan Barang
Untuk mempermudah pelacakan pengiriman barang, Anda dapat menggunakan aplikasi dari Woowa CRM. Aplikasi ini di buat untuk mempermudah dalam operasional pelayanan customer service dan bisnis sehingga pelacakan barang dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi ini yang telah terintegrasi di WhatsApp.
Selain itu, terdapat fitur-fitur lain yang mempermudah pelayanan dan bisnis dengan menggunakan aplikasi ini. Info lebih detail, klik tombol di bawah ini.
