Chaerunnisa Razqya Fakhriya Hi! I'm SEO Content Writer at Woowa CRM. I have experience in SEO writing with business and tech topic.

Customer Service: Pengertian, Tugas, Peran dan Skills yang Diperlukan

10 min read

Customer Service

Customer Service (CS) adalah layanan dukungan pelanggan yang disediakan oleh bisnis sebelum atau setelah transaksi. Customer service membantu pelanggan memiliki pengalaman yang menyenangkan dengan sebuah merek.

Tetapi pekerjaan customer service lebih dari sekadar memecahkan masalah pelanggan. Saat ini, customer service juga memainkan peran penting dalam memberikan dukungan langsung dan proaktif kepada pelanggan setiap saat melalui saluran pilihan seperti telepon, email, teks, obrolan, dll.

Oleh karena itu, customer service sangat penting sehingga sekarang dianggap sebagai fungsi strategis untuk seluruh industri. Tiga perempat agen CS mengatakan bahwa perusahaan mereka percaya bahwa peran CS sama pentingnya dengan dukungan pelanggan dan citra merek.

Tujuan utama dari customer service adalah untuk memenuhi harapan pelanggan. Oleh karena itu, pelanggan dapat merasa puas dengan hasil dan layanan yang diberikan oleh bisnis atau perusahaan.

Daftar Isi hide

Apa Tujuan Customer Service?

Tujuan utama dari customer service adalah untuk memenuhi harapan pelanggan. Oleh karena itu, pelanggan dapat merasa puas dengan hasil dan layanan yang diberikan oleh bisnis atau perusahaan.

Selain itu, customer service juga bertujuan untuk memahami kebutuhan dan masalah pelanggan untuk memastikan bahwa mereka memiliki pengalaman yang menyenangkan dan berkesan setelah membeli produk atau layanan perusahaan.

Mengapa Customer Service Penting bagi Bisnis?

Semakin banyak pelanggan yang puas, kemungkinan besar akan terus berbisnis dengan Anda. Ini akan menguntungkan Anda. Selain itu, mempertahankan pelanggan yang sudah ada lebih murah daripada menarik pelanggan baru.

Customer service dapat melakukan itu. Pasalnya, perusahaan yang berinteraksi langsung dengan pelanggan adalah agen CS. Artinya secara tidak langsung, agen CS berperan penting dalam menciptakan kebahagiaan pelanggan melalui pelayanan yang menyenangkan.

Karena, tim layanan tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga mempersonalisasi setiap pengalaman untuk pelanggan. Ternyata 80% pelanggan mengatakan pengalaman yang diberikan perusahaan sama pentingnya dengan produk atau layanannya.

Pada saat yang sama, pengalaman pelanggan yang membuat frustrasi dapat menyebabkan churn. Misalnya, 80% pembeli meninggalkan perusahaan setelah 3 pengalaman buruk.

Berikut adalah fakta lain tentang customer service:

  • 73% pemilik bisnis mengatakan ada hubungan langsung antara customer service dan kinerja bisnis mereka.
  • 64% bisnis mengatakan customer service memiliki dampak positif pada pertumbuhan perusahaan mereka.
  • 60% bisnis mengatakan CS meningkatkan retensi pelanggan.
  • 47% pemilik bisnis melaporkan peningkatan kemampuan mereka untuk melakukan penjualan silang.
  • Lebih dari 60% pelanggan mengatakan bahwa mereka sekarang memiliki standar customer service yang lebih tinggi.

Apa Peran dan Fungsi Customer Service?

Kebanyakan CS juga perlu menggali informasi tentang perusahaan dan produk. Dengan demikian, pelayanan yang baik dapat diberikan untuk mempererat hubungan dengan pelanggan, sehingga tercipta pelanggan yang loyal.

Selain berurusan dengan pelanggan, ada beberapa tugas administrasi yang harus dilakukan oleh CS. Ini diperlukan agar tim dapat mengoordinasikan setiap agen dan mempersonalisasikannya untuk klien.

Inilah yang dilakukan customer service di sebuah perusahaan:

1. Public relation

Peran utama agen CS adalah sebagai penghubung antara perusahaan dengan kliennya atau pihak eksternal lainnya. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa customer service merupakan perwakilan yang harus dihadapi pihak luar sebelum bertemu dengan departemen internal perusahaan. Oleh karena itu, agen CS harus mampu menjaga citra baik perusahaan melalui pelayanan yang baik.

2. Saranan penjualan

Peran customer service tidak hanya sebatas menjawab keluhan pelanggan. Selain itu, reseller CS harus bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan cross-sell.

Misalnya, ketika pelanggan mengeluh bahwa produk mereka tidak berfungsi dengan baik atau membutuhkan produk tambahan lainnya, Anda dapat menggunakan momen ini untuk memasarkan layanan atau produk perusahaan Anda sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

3. Menjaga kepercayaan pelanggan

Sebagai orang yang berinteraksi langsung dengan pelanggan, agen CS harus bisa menjaga kepercayaannya. Pasalnya, begitu Anda meninggalkan kesan buruk dengan layanan Anda, pelanggan akan kecewa. Pelanggan yang kecewa tidak segan-segan untuk meninggalkan perusahaan dan beralih ke pesaing.

4. Mengumpulkan data pelanggan

Peran lain dari customer service adalah memasukkan data pelanggan dalam sistem bisnis. Misalnya, ketika pelanggan melakukan pemesanan, CS dapat memasukkan informasi tersebut langsung ke dalam sistem dan mengirimkan konfirmasi ke email pelanggan.

Apa saja Tugas dan Tanggung Jawab Customer Service?

Seperti disebutkan sebelumnya, customer service memainkan peran penting dalam sebuah perusahaan. Jadi apa tanggung jawab khusus dari customer service?

Berikut merupakan tugas dan tanggung jawab bidang pekerjaan customer service yang dapat Anda ketahui:

1. Mengelola permintaan customer service yang masuk

Tugas utama agen CS adalah mengelola permintaan pelanggan yang masuk di saluran yang ada. Baik itu telepon, obrolan langsung, email, media sosial, atau saluran lainnya.

Dalam situasi seperti itu, penting bagi agen untuk mengelola frustrasi dan respons emosional mereka untuk menghindari kelelahan. Ingat, agen berurusan dengan banyak klien dengan masalah dan kepribadian yang berbeda setiap hari.

2.  Mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah pelanggan

Tugas customer service online selanjutnya adalah dapat memahami masalah pelanggan dan mencapai solusi dengan cepat. Namun, perhatikan bahwa beberapa pelanggan mungkin tidak tahu bagaimana menjelaskan masalah mereka tanpa bantuan agen. Oleh karena itu, agen juga perlu memandu percakapan dengan berbagai pertanyaan.

3. Menangani feedback dan keluhan pelanggan

Pelanggan menghubungi customer service online untuk berbagai alasan. Oleh karena itu, penting bagi agen untuk mengidentifikasi dan memahami bagaimana menerima umpan balik atau keluhan dari pelanggan yang frustrasi.

4. Melacak interaksi dan data pelanggan

Untuk memberikan solusi yang tepat kepada pelanggan, agen perlu memiliki wawasan yang tepat tentang bisnis dan pelanggan itu sendiri. Yang perlu dilakukan agen untuk mendapatkan wawasan holistik adalah melacak interaksi dan data pelanggan yang tepat.

Setiap agen perlu memahami bagaimana setiap data yang ada mempengaruhi gambaran keseluruhan dari solusi klien. Semakin banyak informasi yang dimiliki tim Anda, semakin baik penasihat Anda dapat mengarahkan pelanggan melalui semua tahap perjalanan pelanggan.

5. Memberikan informasi yang akurat dan lengkap

Agen customer service online perlu memahami bagaimana produk perusahaan bekerja dan bagaimana mereka masuk ke dalam ruang pasar secara keseluruhan. Dalam hal ini, setiap agen harus memiliki pemahaman yang komprehensif tentang produk dan bisnis untuk memberikan informasi yang komprehensif dan akurat kepada pelanggan.

6. Memberikan beberapa solusi untuk masalah yang sama

Tugas selanjutnya untuk obrolan langsung adalah untuk dapat menafsirkan jawaban yang sama dalam berbagai cara. Hal ini terkait dengan tingkat keahlian klien dalam menjangkau CS. Ingat, setiap klien memiliki kepribadian yang berbeda. Oleh karena itu, agen perlu mengetahui cara terbaik untuk menjelaskan solusi kepada setiap klien.

7. Menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan yang sudah ada

Untuk memberikan pengalaman pelanggan yang menyenangkan, CS tidak hanya menjawab pertanyaan dan memberikan panduan kepada pelanggan. Namun, ada juga cara membangun hubungan pelanggan untuk meningkatkan loyalitas mereka.

8. Memperkenalkan produk kepada calon pelanggan baru

Meskipun agen CS tidak berorientasi pada kepuasan dan pengalaman pelanggan, bukan berarti CS tidak memahami praktik terbaik penjualan untuk mendiskusikan produk dengan pelanggan. Ini karena agen CS bertanggung jawab untuk menjawab pertanyaan dari calon pelanggan, beberapa di antaranya mungkin bertanya tentang produk yang ditawarkan bisnis Anda.

Untuk melakukan ini, agen juga perlu memastikan bahwa mereka dapat memperkenalkan produk kepada pelanggan potensial baru dan pada akhirnya meningkatkan penjualan dan pendapatan bisnis.

9. Meningkatkan penjualan dengan rekomendasi produk yang sesuai

Agensi harus sepenuhnya memahami nilai yang diberikan oleh produk pemasaran dan bagaimana hal itu dapat mendorong penjualan tambahan kepada pelanggan.

Dalam hal ini, berurusan dengan pelanggan setiap hari dapat memberi agen wawasan unik tentang cara meningkatkan penjualan dan mendapatkan pengalaman pelanggan yang tepat.

10. Berkoordinasi dengan sesama agen untuk memberikan pengalaman yang konsisten

Kerja tim adalah kunci untuk tim customer service. Untuk melakukan ini, penasehat harus dapat berkomunikasi secara efektif dengan rekan-rekan mereka, bahkan rekan-rekan dari departemen lain. Ini membantu setiap tim bekerja sama untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.

11. Melaporkan masalah teknis ke pihak yang tepat

Melaporkan masalah terdengar seperti tugas non-prioritas untuk agen CS. Namun, ini sebenarnya adalah hal yang penting untuk diperhatikan, karena melaporkan masalah ke pihak yang salah dapat menghalangi fungsi customer service secara keseluruhan.

Oleh karena itu, melaporkan masalah teknis kepada pihak terkait merupakan tugas penting yang harus dilakukan oleh agen CS. Alhasil, masalah teknis yang dihadapi dapat segera teratasi dan customer service dapat terus berjalan dengan lancar.

12. Memberikan feedback tentang tools dan proses internal

Tugas terakhir dan sama pentingnya dari customer service adalah memberikan umpan balik pada aplikasi customer service yang digunakan dan proses internal yang diterapkan. Jika agen CS reaktif, maka customer service tidak bisa membaik bahkan menurun, yang pada akhirnya mengecewakan pelanggan pada akhirnya.

Apa saja Skills yang Wajib Dimiliki oleh Customer Service?

Keterampilan customer service mewakili kualitas dan kompetensi yang dibutuhkan perwakilan customer service untuk memberikan customer servicen yang baik. Oleh karena itu, CS harus dilatih agar memiliki skill yang mumpuni.

Berikut adalah skill yang harus dimiliki seorang agen CS.

1. Skills untuk mengatur bahasa dan nada pelanggan (Tone of voice)

Saat ini, jika pelanggan marah di telepon, Anda tidak boleh sesedih mereka. Sebaliknya, ingatlah bahwa “kesejukan itu menular.” Bersikaplah tegas dan cobalah untuk menurunkan intensitasnya. Karena klien merespons dengan sangat baik untuk mendapatkan bantuan dari seseorang yang berpikiran jernih.

Di sisi lain, terkadang interaksi berlangsung singkat, cepat, dan tidak lengkap. Ini akan mempersulit Anda dan klien Anda untuk memahami nada suara satu sama lain. Pilih kata dengan hati-hati dan jelas. Cobalah untuk menghindari permainan kata-kata atau transisi frase regional.

2. Mendengarkan secara aktif (Active listening)

Ketika pelanggan mengeluh dan frustrasi, mereka mungkin tidak dapat menerima apa yang Anda katakan. Jadi mencari solusi tidak selalu merupakan cara terbaik. Dalam hal ini, diperlukan keterampilan untuk menunjukkan empati. Ingat, Anda dan klien Anda menginginkan solusi, bukan hanya solusi.

Pelanggan yang stres perlu didengar. Jelaskan bahwa Anda mengerti mengapa mereka menelepon. Empati kecil ini akan sangat membantu meningkatkan pengalaman pelanggan yang sulit.

3. Komunikasi yang jelas (Assertive communication)

Tidak ada yang suka menunggu, terutama jika mereka tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berbicara dengan seseorang.

Misalnya, saat pelanggan menelepon atau memulai obrolan langsung, beri tahu mereka tentang waktu tunggu. Ini dapat membantu mereka merasa bahwa kekhawatiran mereka penting bagi Anda.

4. Kemampuan Intrapersonal (Interpersonal skill)

Templat customer service terbaik lebih dari sekadar memberi agen teks yang sudah ditulis sebelumnya untuk disalin dan ditempel.

Mulailah dengan template, lalu sesuaikan sebelum menanggapi pelanggan. Ini membuat tanggapan Anda lebih pribadi kepada pelanggan.

Gunakan suara dan pendekatan Anda sendiri, tetapi pastikan Anda mewakili perusahaan. Misalnya, mungkin Anda dapat membuat tanda tangan email unik Anda sendiri.

5. Manajemen waktu (Time management)

Sebagai pelanggan, Anda tentu tidak ingin menunggu lama untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan atau permintaan Anda, bukan?

Oleh karena itu, customer service harus memiliki manajemen waktu yang baik. Akibatnya, masalah atau pertanyaan pelanggan dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien. Alhasil, tidak ada lagi pelanggan yang kecewa karena diminta menunggu terlalu lama.

6. Pengetahuan tentang produk (Product knowledge)

Sebagai garda depan perusahaan, petugas customer service harus mengetahui apa yang ditawarkan perusahaan kepada pelanggan. Oleh karena itu, sangat penting bagi CS untuk memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang produk dan bisnis.

Alhasil, agen CS akan dapat menjawab semua pertanyaan pelanggan dengan benar dan dapat memberikan informasi produk atau bisnis dengan tepat.

7. Multitasking

Agen CS harus menangani beberapa obrolan sekaligus. Itu membutuhkan keterampilan dalam dirinya sendiri. Multitasker hebat tidak melupakan gambaran besarnya karena mereka dibombardir dengan masalah.

Berhati-hatilah untuk tidak menangani terlalu banyak obrolan atau pelanggan Anda akan menunggu terlalu lama. Juga, Anda dapat menjeda obrolan jika Anda membutuhkan lebih banyak waktu untuk menemukan jawaban. Tetapi seperti halnya dukungan telepon, itu dimulai dengan menetapkan harapan. Misalnya, tanyakan apakah mereka bisa menunggu sebentar dan melakukan penelitian lebih lanjut.

8. Perhatian terhadap detil (Attention to detail)

Terkadang klien memiliki waktu yang lebih sulit untuk mengekspresikan diri mereka secara tertulis. Jangan membaca terlalu cepat dan langsung mengambil kesimpulan.

Misalnya, seseorang yang bekerja di bidang penjualan mungkin tampak percaya diri atau agresif. Atau, para insinyur mungkin menginginkan lebih banyak detail teknis tentang bagaimana masalah mereka diselesaikan.

Mampu membaca tip seperti ini dapat memberi perwakilan customer service pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana menyesuaikan pendekatan customer service mereka.

9. Atraktif (Attractive)

Selalu tanggapi postingan sosial pelanggan saat mereka membutuhkan bantuan. Anda mungkin tidak bisa langsung menjawab. Tetapi tetap penting untuk memiliki kontak awal yang cepat dengan pelanggan Anda dan beri tahu mereka kapan Anda akan merespons. Memberikan tanggapan yang cepat berarti mahir dalam menangani masalah pelanggan dengan nada yang pantas dan sopan.

Pengecualian untuk “selalu merespons” adalah ketika agen dihadapkan pada upaya nyata untuk bertarung di saluran publik. Ulasan ini biasanya ditujukan pada perusahaan itu sendiri.

Jika Anda sangat yakin tentang masalah yang dihadapi, Anda mungkin tergoda untuk terlibat dengan orang ini. Tetapi perusahaan tidak boleh memiliki agen atau karyawan yang membuat kesalahan di media sosial. Jadi berhati-hatilah saat menanggapi di depan umum.

10. Keterampilan kolaborasi (Collaboration)

Menjawab pertanyaan pelanggan seringkali membutuhkan kolaborasi dengan tim atau departemen lain. Apakah membalas posting media sosial untuk dukungan pelanggan atau pemasaran? Terkadang sulit untuk mengatakannya.

Jika tim pemasaran Anda mengelola media sosial Anda, pastikan mereka menghubungi tim customer service untuk mendapatkan bantuan terkait permintaan dukungan yang masuk.

Ingatlah bahwa setiap orang bertanggung jawab untuk menyediakan customer service yang baik, jadi penasihat harus memiliki keterampilan kolaborasi yang kuat.

Jenis – Jenis Media Pendukung Customer Service

Saat ini, touchpoint atau titik kontak customer service ada di mana-mana, seperti email, media sosial, teks, dan panggilan telepon. Terlepas dari salurannya, pelanggan mengharapkan dukungan yang cepat, nyaman, dan berkualitas tinggi. Berikut adalah bisnis media yang ditawarkan oleh para pelaku bisnis untuk meningkatkan customer service:

1. Suara

Meskipun suara masih penting, itu tidak sama dengan dukungan telepon beberapa dekade yang lalu. Saat ini, suara adalah saluran digital, seperti email atau obrolan web.

Kuncinya adalah menghubungkan telepon awan dengan CRM Anda. Informasi panggilan segera muncul di layar agen. Didukung oleh kecerdasan buatan (AI), ucapan dapat ditranskripsikan secara real-time. Dengan cara ini, agen selalu fokus pada pelanggan.

2. Mobile

Lebih banyak customer service dilaporkan menggunakan aplikasi perpesanan (naik 29 persen) dan aplikasi seluler (naik 21 persen) pada tahun 2020 dibandingkan dengan tahun 2018. Opsi seluler menyediakan komunikasi asinkron. Klien dan agen dapat mengakses log interaksi masa lalu dan menjaga percakapan tetap berjalan untuk jangka waktu yang lama.

3. Media sosial

Sekitar 71% customer service perusahaan menggunakan saluran media sosial. Integrasikan data pemasaran dan customer service untuk memberi dua tim satu tampilan pelanggan. Jika pelanggan mengajukan masalah atau keluhan, ini akan membantu mereka berkolaborasi dengan lebih baik dan menentukan langkah selanjutnya yang sesuai.

4. Email

Email adalah saluran bantuan terbesar kedua setelah dukungan telepon. Pelanggan menyukai email karena nyaman. Hal ini juga memungkinkan mereka untuk melihat catatan tertulis dari komunikasi mereka dan pilihan untuk menambahkan lampiran seperti tanda terima.

Dengan teknik layanan pelanggan yang tepat, Anda dapat secara otomatis mengonversi email menjadi kasus dan mengarahkannya ke anggota tim layanan Anda yang tepat.

5. Self-service channels

Pusat bantuan, portal pelanggan, dan komunitas pelanggan Anda adalah garis pertahanan pertama. Pelanggan menggunakan saluran swalayan ini untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan umum dengan cepat, seperti cara memulihkan akun online.

Ini menghilangkan kebutuhan pelanggan untuk menjangkau melalui saluran sentuh tinggi lainnya. Faktanya, 65% pelanggan lebih memilih layanan mandiri untuk tugas yang lebih sederhana, dan 66% profesional layanan mengatakan saluran layanan mandiri mengurangi beban kasus.

6. Chatbots

Sejak 2018, semakin banyak pembuat keputusan yang mengatakan organisasi mereka menggunakan chatbots (peningkatan 67%). Chatbots menggunakan AI untuk menganalisis data dengan cepat dan menjawab pertanyaan umum.

Berdasarkan permintaan pelanggan, chatbots membagikan konten yang relevan. Jika kasusnya rumit, chatbot akan menghubungkan pelanggan dengan agen untuk dukungan lebih lanjut.

7. Video

Beberapa situasi memerlukan interaksi tatap muka, tetapi tidak harus layanan tatap muka. Contohnya termasuk me-restart perangkat atau mengganti suku cadang sendiri. Itu sebabnya jumlah organisasi layanan yang melaporkan menggunakan dukungan video telah meningkat sebesar 42%.

Dengan bantuan jarak jauh visual, pelanggan dapat memilih untuk terhubung dengan agen atau teknisi melalui video. Seorang ahli akan memandu mereka melalui langkah-langkah untuk memecahkan masalah mereka sendiri.

Seperti Apa Prospek Pekerjaan Customer Service?

1. Entry Level

Pada level pemula, biasanya job description customer service terdiri dari customer service representative atau disebut juga dengan customer service agent. Tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan, pekerjaan ini dapat dilakukan dari jarak jauh atau langsung.

Dalam implementasinya, agen CS ini bekerja sebagai garda terdepan yang berhubungan langsung dengan klien. Oleh karena itu, agen CS memainkan peran penting sebagai penghubung antara pelanggan dan bisnis.

2. Mid Level

Setelah menjadi customer service representative, ada beberapa prospek pekerjaan tingkat menengah, yaitu:

  • Customer Service Specialist – Perwakilan layanan pelanggan yang berspesialisasi dalam bidang tertentu.
  • Product Expert – Bertanggung jawab untuk memecahkan masalah pelanggan yang tidak dapat dilakukan oleh agen CS terkemuka.
  • Implementation Specialist – Pastikan setiap pelanggan memiliki pengalaman positif dengan produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan.

3. Managerial

Kemudian ada tingkat manajemen yang lebih tinggi. Pada tingkat ini, deskripsi pekerjaan layanan pelanggan lebih kompleks dari sebelumnya. Karena biasanya orang yang bekerja di level ini harus memastikan manajemen customer service berjalan dengan sebaik mungkin.

Berikut adalah beberapa pekerjaan layanan pelanggan di tingkat manajemen:

  • Manajer Sukses Pelanggan – Membantu klien dengan pemosisian produk, penerapan alat, dan pembuatan kampanye penjualan dan pemasaran.
  • Manajer Layanan Pelanggan – Memimpin tim layanan pelanggan dari beberapa agen layanan pelanggan.
  • Manajer Operasi Layanan Pelanggan – Bertanggung jawab atas keseluruhan operasi dan efisiensi departemen layanan pelanggan perusahaan.

4. Executive-Level

Tingkat tertinggi pekerjaan layanan pelanggan adalah tingkat eksekutif. Pada level ini, deskripsi pekerjaan menjadi lebih kompleks seiring dengan meningkatnya jabatan.

Berikut adalah beberapa pekerjaan tingkat eksekutif dalam layanan pelanggan:

  • VP of Customer Success atau Chief Customer Officer – Bertanggung jawab untuk memahami kebutuhan pelanggan di dalam dan di luar perusahaan dan mempresentasikan visi pelanggan kepada seluruh jajaran eksekutif.
  • Direktur Pengalaman Pelanggan – Bertanggung jawab atas strategi, perencanaan, dan pelaksanaan pengalaman pelanggan saat organisasi atau perusahaan membangun budaya yang berpusat pada pelanggan.

Tingkatkan Layanan Pelanggan Anda dengan Sistem Customer Service Terbaik Sekarang!

Seperti yang terlihat dari pembahasan di atas, customer service memiliki peran dan tugas penting sebagai garda depan sebuah perusahaan. Oleh karena itu, bisnis perlu memilih kandidat agen CS yang baik dan sumber daya pendukung. Salah satunya adalah sistem CS yang komprehensif yang membebaskan CS dari tugas administratif dan memungkinkan mereka untuk fokus pada layanan pelanggan.

Salah satu penyedia sistem customer service terbaik di Indonesia adalah Woowa CRM. Sistem dari aplikasi ini menyediakan software customer service terbaik yang terintegrasi dengan WhatsApp yang didukung dengan berbagai fitur canggih untuk memaksimalkan layanan pelanggan bisnis Anda di WhatsApp yang tidak ditemukan di aplikasi resminya.

Di sisi lain, Woowa CRM memiliki pengalaman melayani lebih dari 3000+ pengguna sehingga software ini dibentuk agar dapat memahami kebutuhan bisnis Anda. Pada saat yang sama, software CS Woowa CRM juga terintegrasi dengan berbagai platform seperti woocommerce, google form, integromat, zapier dan berbagai macam aplikasi lainnya. Untuk lebih lengkapnya, Anda dapat klik tombol di bawah ini:

Chaerunnisa Razqya Fakhriya Hi! I'm SEO Content Writer at Woowa CRM. I have experience in SEO writing with business and tech topic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *