Bagaimana cara menentukan syarat pembayaran atas invoice pelanggan ini? Yuk, kita cari tahu lebih lanjut!
Dalam menentukan syarat pembayaran, perlu ada aturan yang jelas. Aturan ini harus bisa menentukan periode waktu yang diberikan kepada pelanggan untuk menyelesaikan pembayaran, serta metode apa saja yang bisa mereka gunakan untuk membayar. Selain itu, ada pula hal yang tak kalah penting, yaitu menawarkan diskon kepada pelanggan yang melakukan pembayaran lebih awal.
Jadi, sebagai pebisnis, tugas kamu tidak hanya berhenti pada penjualan. Kamu juga harus dapat memilih dan menetapkan syarat pembayaran yang tepat untuk pelangganmu. Tidak hanya itu, kamu juga harus mampu mematuhi syarat-syarat yang diberikan oleh vendor dan pemasok.
Dengan mengatur syarat pembayaran dengan baik, kamu akan lebih mudah menjaga arus kas bisnismu dan mampu menjalankan bisnis dengan lebih efisien dan efektif.
Pentingnya Ketentuan Pembayaran
Bayangkan kamu menjual barang tapi belum menerima pembayarannya. Cukup menyebalkan, kan? Nah, di situlah pentingnya menentukan syarat pembayaran dengan jelas.
Sebagai pebisnis, menetapkan syarat pembayaran yang tepat bukan hanya memastikan kamu mendapatkan uang tepat waktu untuk memenuhi kebutuhan bisnismu. Lebih dari itu, hal ini juga membantu kamu memfasilitasi berbagai kebutuhan lainnya, mulai dari penganggaran hingga pembayaran gaji karyawan.
Tanpa syarat pembayaran yang jelas, pelanggan bisa saja memilih untuk membayar sesuai jadwal mereka sendiri. Ini tentu bisa membawa masalah serius untuk bisnismu, seperti masalah arus kas yang bisa menghambat operasional bisnismu.
Tak hanya itu, bisnis yang tidak memiliki syarat pembayaran yang jelas juga tidak memiliki daya tawar untuk mengenakan denda keterlambatan pembayaran.
Namun, penting untuk diingat bahwa menentukan syarat pembayaran bukan berarti membuat pelanggan jadi marah atau kecewa. Sebaliknya, ini justru memberikan pilihan tambahan kepada pelanggan untuk melunasi hutang mereka, seperti dengan menawarkan diskon atau fasilitas kredit.
Dalam beberapa kasus, penawaran seperti ini bahkan bisa jadi lebih menarik dan mampu menarik pelanggan dari kompetitor. Jadi, siapa bilang menentukan syarat pembayaran itu susah? Asalkan dilakukan dengan bijak, ini justru bisa membawa keuntungan bagi bisnismu!
Tipe-Tipe Ketentuan Pembayaran Terpopuler
Mungkin kamu merasa kebingungan dalam menentukan syarat pembayaran atas invoice pelangganmu. Tenang saja, aku di sini untuk memberikan sejumput solusi! Berikut ini adalah beberapa ketentuan pembayaran yang biasa digunakan dan bisa kamu pertimbangkan.
1.Pembayaran Langsung
Bila kamu memilih metode ini, berarti kamu meminta pelangganmu untuk membayar seketika saat produk dikirim. Gaya pembayaran ini biasa disebut sebagai “Cash on Delivery” (COD) atau “Bayar di Tempat”. Jika pelanggan gagal membayar, kamu memiliki hak untuk mengambil kembali produkmu. Meski metode ini cukup menguntungkan buat kamu, tetapi bisa membuat pelanggan merasa kurang nyaman. Ada pelanggan yang lebih suka mengevaluasi produk dulu sebelum membayar.
2. Net 30
Metode pembayaran ini cukup populer dan sering ditemui. ‘Net 30’ berarti pelangganmu harus melunasi pembayaran dalam waktu 30 hari sejak tanggal faktur. Ingat, 30 hari ini dihitung berdasarkan hari, bukan bulan. Misalnya, jika faktur dikeluarkan tanggal 1 Januari, maka pembayaran harus dilunasi pada atau sebelum tanggal 31 Januari. Kamu juga bisa menyesuaikan metode ini sesuai kebutuhan, seperti menjadi net 60 atau net 90.
3. 2/10 Net 30
Mirip dengan ‘Net 30’, namun metode ini memberikan diskon 2% jika pelanggan membayar dalam waktu 10 hari. Tentunya ini bisa menguntungkan bagi pelanggan yang memiliki arus kas yang baik dan ingin mendapatkan diskon.
4. Pembayaran dengan Sistem Cicilan
Metode ini memungkinkan pelanggan membayar produk atau layanan secara bertahap. Biasanya, lebih populer di kalangan perusahaan besar. Pelanggan akan menerima faktur bulanan yang bisa dibayarkan melalui cek atau transfer bank. Pastikan kamu sudah membuat perjanjian sebelumnya, termasuk penentuan bunga jika ada.
5. Mengirim Faktur
Sebagai pebisnis, mungkin kamu akan mengirimkan sejumlah faktur setiap bulan. Tantangan selanjutnya adalah bagaimana memastikan faktur tersebut dibayar tepat waktu oleh pelanggan. Oleh karena itu, diskusikan syarat pembayaran sebelum mendistribusikan produk atau layananmu. Beritahu pelanggan apakah pembayaran harus dilakukan saat pengiriman atau apakah mereka bisa menggunakan kartu kredit untuk membayar. Untuk mempermudah proses pengiriman faktur, kamu bisa memanfaatkan software akuntansi yang dapat membantu membuat dan mengirim faktur secara otomatis.
Dengan mengetahui berbagai jenis syarat pembayaran di atas, semoga kamu bisa menentukan pilihan terbaik untuk bisnismu.
Menerima Faktur
Eits, jika kamu seorang pengusaha muda yang bergerak di bisnis kecil, pasti kamu nggak asing dengan yang namanya faktur, kan? Nah, dalam urusan ini, harus pintar-pintar menentukan syarat pembayaran.
Perhatikan baik-baik ya, saat kamu terima faktur dari supplier, cermati setiap detail soal opsi pembayaran. Kenapa? Supaya kamu nggak jadi langganan “lupa” dan kena risiko nggak enak.
Ada supplier yang tegas, minta cash on delivery (COD) atau bayar tunai saat barang datang. Tapi, ada juga lho yang berbaik hati, kasih diskon khusus buat kamu yang mau bayar lebih cepat.
Pembayaran dipercepat memang asyik, bisa hemat budget. Tapi, jangan sampai deh kamu malah jadi bokek gara-gara nggak atur arus kas dengan baik.
Misalnya nih, pelanggan kamu bayar invoice pake syarat Net-30 atau Net-60, tapi kamu malah kehabisan cash untuk bayar utang ke supplier. Wah, nggak mau kan jadi kayak gitu?
Jadi, kalau supplier kamu punya beberapa opsi pembayaran, pikirkan dulu soal arus kas kamu sebelum menentukan pilihan. Konsisten dan tepat waktu dalam urusan pembayaran, bikin bisnis kamu makin dipercaya dan lancar jaya.
Komunikasikan Ketentuan Pembayaran kepada Pelanggan dengan Jelas
Menjadi pemilik bisnis kecil bisa dibilang seru, tapi jangan salah, tantangannya juga nggak main-main lho, apalagi kalau kamu harus ngatur jadwal yang super padat. Tapi coba deh, pernah nggak kamu mikir untuk beres-beresin sistem faktur? Bisa jadi, dengan melakukannya, kamu bisa irit waktu di masa mendatang.
Cara pertama, bikin sistem faktur yang jelas dan detil, kemudian pastikan kamu udah menjelaskan menentukan syarat pembayaran kepada pelanggan dengan lengkap dan detail. Contohnya, bisnis kamu cuma terima bayar dengan cash.
Selanjutnya, buat usaha kecil, usahakan selalu kirim faktur segera setelah transaksi pembelian berlangsung. Cepat tanggap, bro!
Itu tadi sedikit ulasan tentang syarat dan ketentuan pembayaran invoice yang wajib kamu ketahui. Dengan memahami hal-hal ini, proses penagihan jadi lebih mudah dan transaksi bisnis pun berjalan lebih lancar.
Gunakan Woowa CRM untuk Kelola Aktivitas Transaksi Invoice Pelanggan
Kamu sudah tahu betapa pentingnya menentukan syarat pembayaran atas invoice pelanggan, kan? Lalu, bagaimana dengan langkah selanjutnya? Memanajemen dan memonitor semua itu bisa jadi cukup memusingkan, bukan? Nah, sekarang saatnya kamu berkenalan dengan Woowa CRM.
Woowa CRM adalah teman kerja terbaikmu untuk mengelola semua aktivitas transaksi invoice pelanggan melalui WhatsApp. Tidak perlu lagi pusing dengan banyaknya transaksi, karena Woowa CRM dilengkapi dengan fitur tagging dan labeling yang memudahkanmu untuk mengelompokkan dan mengidentifikasi pesan dari pelanggan.
Tapi bukan cuma itu saja, lho! Woowa CRM juga dilengkapi dengan berbagai fitur WhatsApp CRM lainnya yang akan membantumu untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam menjalankan bisnis. Dengan Woowa CRM, kegiatan bisnismu di WhatsApp akan terorganisir, terkontrol, dan tentunya lebih mudah!
Tunggu apa lagi? Yuk, tingkatkan performa bisnismu dengan Woowa CRM sekarang juga!
