Azril Arrasyid Ilham Hi, I loves to write, trying to help people to understand about business, technology, and online marketing in the most convenient way.

Berencana Melakukan Rebranding? Simak Dulu Hal Pentingnya disini!

3 min read

Berencana-Melakukan-Rebranding

Pelajari lebih lanjut tentang rebranding seperti penjelasan, tahapan, alasan dan kontra!

Branding adalah upaya komunikasi yang terorganisir dan terencana dengan hati-hati dari sebuah perusahaan untuk membangun dan meningkatkan mereknya.

Merek adalah nama, istilah, simbol, desain, atau kombinasi dari keempatnya yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu produk dan membedakannya dari produk lain.

Sedangkan rebranding merupakan upaya untuk mengubah citra merek kembali ke tujuan semula untuk kesuksesan yang lebih besar.

Rebranding adalah proses memberikan sebuah perusahaan, organisasi, produk atau tempat tampilan baru.

Biasanya, perusahaan melakukan proses ini karena alasan keuangan, manajemen atau kepemimpinan baru, analisis pasar potensial, atau merger perusahaan.

Proses ini tidak bisa dilakukan dengan segera atau terburu-buru.

Tapi itu membutuhkan sesi brainstorming yang panjang dan terkadang dilema memprediksi bagaimana bisnis Anda akan berkembang setelah proses tersebut.

Proses Branding dan Rebranding Perusahaan

Merek dianggap sebagai salah satu aset paling berharga dari sebuah perusahaan dan merupakan hal yang penting dalam sebuah bisnis.

Dalam hal brand building, bagian humas perusahaan lebih berperan dalam membangun dan menjaga reputasi dan citra merek melalui komunikasi kehumasan yang baik dan bermanfaat antara perusahaan dengan konsumen.

Tujuan dari kampanye branding tidak hanya untuk membuat masyarakat memilih dan membeli produk perusahaan, tetapi juga untuk menunjukkan kepada konsumen bahwa hanya perusahaan yang dapat memberikan solusi yang akan membuat mereka menjadi pelanggan setia.

Ada beberapa elemen penting dari kampanye branding, yaitu kejelasan, konsistensi, dan pelaksanaan tujuan yang luas secara konsisten, seperti pesan yang secara jelas mengkomunikasikan visi dan misi perusahaan.

Atau mampu membangun kredibilitas perusahaan di mata publik, mampu secara emosional menghubungkan perusahaan target dengan konsumen.

Dan dapat mengesankan atau memotivasi konsumen untuk membangun loyalitas pelanggan.

Persaingan branding atau branding begitu dominan saat ini sehingga banyak perusahaan yang melakukan rebranding.

Misalnya dengan mengganti logo, slogan (slogan), dll.

Apalagi sekarang kita berada di era keterbukaan, dimana masyarakat atau konsumen semakin pilih-pilih informasi dan layanan yang mereka dapatkan.

Rebranding atau rebranding adalah langkah terakhir dalam branding.

Selama merek dapat bertahan dan kembali ke jalurnya, perusahaan tidak boleh terburu-buru melakukan perubahan.

Alasan Melakukan Rebranding

Ada beberapa hal penting yang dapat menyebabkan rebranding perusahaan, seperti tekanan dari pesaing yang tidak dapat dihadapi atau akibat dari tekanan konsumen yang terpengaruh oleh perubahan teknologi.

Selain itu, perubahan tujuan perusahaan juga dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan perusahaan harus melalui proses ini.

Juga, ada beberapa tanda yang sebenarnya bisa Anda ketahui sebelum memutuskan untuk menjalani prosesnya. Simak penjelasannya di bawah ini:

  1. Misi perusahaan telah berubah
    Hal pertama yang bisa menjadi alasan kuat mengapa Anda harus melalui proses ini adalah karena misi perusahaan. Misi perusahaan yang berubah dapat mengindikasikan bahwa Anda perlu melakukan perubahan atau perubahan. Tanpa rebranding, misi baru akan lebih sulit disosialisasikan.
  2. Target pasar yang lama sudah tua
    Alasan kedua yang dapat Anda lihat adalah bahwa target pasar Anda sudah terlalu tua sekarang. Meskipun pelanggan lama mungkin tetap setia, Anda perlu fokus pada pelanggan baru yang potensial. Target pasar Anda tidak perlu berubah, Anda hanya perlu melakukan rebranding dengan cepat. Rebranding Anda akan lebih sulit ketika Anda lambat menyadari perubahan usia dan selera target pasar ini.
  3. Ada keinginan untuk meluncurkan produk baru
    Alasan lain Anda harus melakukan rebranding adalah karena keinginan untuk meluncurkan produk baru yang sama sekali berbeda dari yang sebelumnya.
  4. Ada pesaing yang lebih baik
    Ketika Anda merasa selalu kalah dari pesaing Anda, itu berarti Anda perlu melakukan rebranding.

Tahapan Melakukan Rebranding

Dalam praktiknya, ternyata melakukan proses ini tidak semudah mengubah logo atau nama.

Tetapi juga perlu mencapai suatu makna atau tujuan dengan melakukan proses.

Menurut para ahli, rebranding adalah proses menciptakan nama baru, istilah, simbol, desain atau kombinasi dari semua ini untuk merek yang tidak dapat disangkal.

Tujuannya adalah untuk menciptakan diferensiasi posisi di benak para pemangku kepentingan dan pesaing.

Oleh karena itu, prosesnya tidak mudah dan terkadang membutuhkan proses yang cukup lama.

1. Melakukan Evaluasi dan Riset

Sebelum memutuskan untuk mengubah nama Anda, Anda harus menilai terlebih dahulu keadaan perusahaan saat ini.

Cari tahu mengapa Anda membutuhkan rebranding atau apa yang ingin Anda capai dengan proses tersebut.

Apakah Anda ingin memasuki pasar yang lebih luas atau Anda ingin perusahaan Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang situasi bisnis saat ini.

Kemudian, Anda juga harus melakukan riset untuk menentukan positioning merek baru, yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan perusahaan Anda.

Riset Anda dapat mencakup beberapa hal, seperti kebutuhan dan keinginan pelanggan, persepsi pelanggan terhadap bisnis Anda, persepsi publik terhadap merek dan bisnis Anda, aset yang dimiliki oleh bisnis Anda, persepsi internal karyawan terhadap bisnis dan merek Anda, serta positioning perusahaan. produk dan layanan pesaing.

2. Melakukan Komunikasi dengan Para Pemegang Saham

Anda perlu berkomunikasi dengan pemegang saham terlebih dahulu, karena proses ini mempengaruhi masa depan bisnis perusahaan.

Beberapa hal yang perlu Anda komunikasikan antara lain timeline, pembiayaan, tujuan utama, hasil penelitian dan evaluasi sebelumnya, positioning kompetitif, dampak rebranding terhadap divisi atau divisi tertentu, dan perusahaan secara keseluruhan.

3. Menyusun Daftar Rencana

Pada tahap ini, Anda harus mengembangkan daftar periksa perencanaan dan menjelaskan proses apa yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan Anda.

Misalnya, mengubah logo dan branding cetak secara keseluruhan pada berbagai aset kantor, alat tulis, dan media lainnya.

4. Mendokumentasikan Seluruh Proses Rebranding

Pastikan untuk mendokumentasikan seluruh proses rebranding dengan catatan tertulis, dari awal presentasi, sepanjang proses, dan akhirnya ke publik.

Dokumen ini penting sebagai profil perusahaan ketika membuat keputusan bisnis di masa depan.

5. Melakukan Sosialisasi

Selain itu, dokumen ini dapat berfungsi sebagai panduan untuk keputusan masa depan lainnya.

Setelah proses rebranding selesai, Anda harus mensosialisasikan kepada publik.

Tahapan ini biasanya dilakukan oleh bagian Public Relations (PR) sebagai penanggung jawab brand perusahaan.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan, seperti kampanye PR internal dan kampanye PR eksternal.

Kegiatan internal ditujukan kepada seluruh pemegang saham dan seluruh karyawan perusahaan tanpa terkecuali.

Acara eksternal ditujukan untuk pelanggan, komunitas, media, dan semua pemangku kepentingan bisnis Anda, termasuk publik.

Kekurangan Melakukan Rebranding

Apa Rebranding bekerja?

Itu tergantung pada seberapa banyak upaya yang Anda lakukan untuk membangun merek baru Anda.

Berikut adalah kerugian dari rebranding:

  1. Beberapa konsumen dan orang-orang di dalam organisasi akan menolak upaya rebranding karena citra atau kemasan produk baru mewakili hal yang tidak diketahui. Untuk melakukan ini, Anda perlu mengembangkan rencana untuk mengatasi resistensi, menjelaskan bagaimana layanan atau produk yang melalui proses rebranding akan lebih baik dari sebelumnya.
  2. Rebranding perkotaan memiliki potensi untuk memisahkan lingkungan yang ada saat lingkungan baru dibuat. Pastikan untuk mengantisipasi dan menghindari hal ini jika memungkinkan. Rebranding kota memang jauh lebih sulit daripada rebranding perusahaan atau produk.

Setelah Anda berhasil melakukan rebranding dan bisnis Anda kembali normal, pastikan untuk mengelola bisnis Anda dengan lebih baik.

Pengelolaan perusahaan yang baik merupakan salah satu jaminan keberhasilan.

Jika Anda membutuhkan layanan untuk pengelolaan customer service, Anda dapat menggunakan software crm woowa crm yang dapat membantu pengelolaan pelanggan Anda secara lebih mudah.

Azril Arrasyid Ilham Hi, I loves to write, trying to help people to understand about business, technology, and online marketing in the most convenient way.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *