Apa itu Riset Pemasaran? Metode apa yang biasanya digunakan untuk melakukan riset pasar sebelum memulai bisnis? Berikut penjelasannya di Mekari Journal Blog!
Untuk menjual suatu produk, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu target pasar dari produk tersebut.
Anda bisa mengetahui apakah produk tersebut diterima pasar melalui riset pasar.
Dengan melakukan proses ini, Anda akan mengetahui produk atau jasa apa yang ditawarkan, di mana dibutuhkan, dan kualitas produk seperti apa yang diinginkan konsumen.
Selain itu, Anda dapat memahami permintaan dan potensi permintaan, puncak permintaan, dan penurunan permintaan.
Apa itu Riset Pemasaran?
Riset pemasaran, seperti namanya disebut riset pemasaran dalam bahasa asing, merupakan kegiatan riset yang sistematis mulai dari perumusan masalah, tujuan riset, pengumpulan data, informasi, dan pengolahan data.
Secara lebih sederhana, kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui apa yang diharapkan pasar dari kebutuhan konsumen dan calon konsumen.
Riset pasar biasanya dilakukan oleh departemen/departemen pemasaran.
Manajemen pemasaran akan mengetahui area mana yang perlu diperbaiki dan strategi pemasaran mana yang masih cocok untuk menangkap peluang.
Dari sini evaluasi upaya pemasaran akan ditingkatkan guna memantau kinerja pemasaran dan mengatasi berbagai masalah yang muncul.
Fungsi Riset Pemasaran
Riset pasar memiliki empat fungsi utama, yaitu:
1. Evaluating
Mengevaluasi rencana pemasaran yang diterapkan sebelumnya, termasuk meninjau posisi merek dibandingkan dengan produk pesaing.
2. Understanding
Memahami kebutuhan dan keluhan konsumen adalah salah satu wawasan atau masukan terpenting yang dapat dilakukan perusahaan.
3. Predicting
Ketika sebuah merek ingin membidik pasar baru, penelitian ini akan selalu menjadi acuan utama untuk membidik pasar baru, bahkan ketika sebuah perusahaan ingin mengembangkan strategi pemasaran baru.
4. Controlling
Melihat data tentang kampanye pemasaran yang sedang berlangsung. Data ini dapat mencakup lokasi produk kami di hadapan konsumen, demografi, tren, dan keefektifan alat pemasaran yang digunakan.
Obyek dalam Riset Pasar
Berikut adalah beberapa hal yang menjadi target saat melakukan riset pasar:
1. Harga
Objek ini berguna untuk mengukur daya beli konsumen, berapa harga yang dapat menjadi peluang barang/jasa dibeli dan digunakan.
2. Produk
Objek penelitian produk dapat meliputi, kegunaan produk, nilai produk, tampilan produk dan tingkat kegunaan produk.
3. Alat pemasaran
Topik ini digunakan untuk melihat seberapa efektif alat yang digunakan dalam pemasaran.
4. Distribusi
Objek ini juga digunakan untuk melihat ketersediaan saluran distribusi produk kepada konsumen.
5. Konsumen
Objek penelitian yang tidak kalah pentingnya adalah konsumen. Ini digunakan untuk menganalisis perilaku dan kebutuhan konsumen.
4 Jenis Metode dalam Riset Pemasaran
Riset pemasaran mencakup dua jenis yaitu riset primer dan riset sekunder.
Riset pemasaran primer adalah riset yang datanya berasal dari responden langsung atau subjek riset.
Contoh penelitian pendahuluan: penelitian jumlah masyarakat yang memilih smartphone A, penelitian daya beli konsumen.
Riset pemasaran sekunder adalah riset yang dilakukan ketika data telah diproses dan sedang berlangsung.
Riset pasar ini dirancang untuk mengevaluasi dan mengendalikan kampanye pemasaran yang sedang berlangsung.
Contoh riset sekunder: jumlah orang yang membeli sesuatu, jumlah orang yang mengunjungi website Anda.
Selain itu, beberapa jenis riset pemasaran atau metode riset untuk memahami keadaan pasar adalah:
Kuesioner
Kuesioner adalah metode riset pemasaran dengan menyediakan formulir atau daftar pertanyaan yang diperlukan.
Sebelum melakukan penelitian, Anda perlu mempersiapkan calon responden Anda.
Coba pilih prospek atau prospek sebagai responden yang akan membantu Anda menjawab pertanyaan survei.
Pastikan bahwa responden yang Anda pilih bersedia bekerja sama untuk mengisi kuesioner dengan benar dan jujur.
Jika perlu, Anda dapat menawarkan hadiah, hadiah, atau kenang-kenangan sebagai hadiah dan terima kasih.
Misalnya, jika ingin melakukan riset tentang industri minuman saat ini, Anda bisa memilih responden berusia 15-25 tahun yang berdomisili di Jakarta.
Focus Group Discussion atau FGD
Metode riset pemasaran yang kedua adalah membuat grup diskusi.
Anda dapat membuat satu atau lebih grup yang terdiri dari 15 orang atau lebih.
Grup terdiri dari 1 group, 3 peneliti dan narasumber.
Moderator memandu jalannya diskusi, dan peneliti mencatat dan merekam pengamatan mereka terhadap tanggapan, reaksi, dan komentar klien.
Forum Group Discussion atau FGD dapat dilakukan melalui kelompok yang berbeda atau kelompok yang memiliki minat yang sama.
Survei
Metode riset pemasaran ketiga adalah survei. Cara ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan sederhana tentang produk/jasa yang Anda teliti.
Pemilihan responden biasanya dilakukan secara acak atas dasar sukarela. Survei berbeda dengan kuesioner, dan survei cenderung lebih pendek dari kuesioner.
Penelitian online sangat mudah hari ini. Survei online mendapatkan respons yang lebih cepat.
Observasi
Metode ini lebih deskriptif. Di mana Anda mengamati kondisi pasar secara langsung, Anda dapat mengamati tren melalui media sosial dan outlet berita.
Anda dapat pergi ke pasar secara langsung, atau Anda dapat mengamati suatu peristiwa dengan menganalisis sebab dan akibatnya.
6 Langkah Dasar Melakukan Riset Pemasaran
Apa langkah-langkah dalam melakukan riset pasar?
Merumuskan Masalah
Hal pertama yang harus dilakukan untuk menjalankan pasar adalah merumuskan pertanyaan.
Proses perumusan pertanyaan ini sangat penting agar kita benar-benar memahami apa yang ingin kita capai ketika penelitian dilakukan.
Pada dasarnya penelitian disusun untuk menghasilkan informasi yang akurat dan jelas sebagai kesimpulan dari permasalahan yang kita hadapi dalam bisnis.
Misalnya, masalah kita adalah menentukan jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk promosi atau iklan.
Rumusan masalah adalah bagaimana mengetahui besarnya biaya yang dibutuhkan.
Kesimpulan yang dapat ditarik adalah kisaran biaya promosi yang paling ideal.
Menentukan Desain Riset Pemasaran
Desain penelitian diperlukan untuk merinci prosedur tentang bagaimana data akan dikumpulkan, bagaimana hipotesis akan diuji, dan kemungkinan melakukan kuesioner dengan menggunakan berbagai model tertentu.
Rancangan riset pemasaran atau riset pasar ditentukan berdasarkan parameter-parameter yang digunakan untuk menghasilkan kesimpulan tertentu.
Merancang Metode Pengumpulan Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi data primer dan data sekunder.
Data primer diperoleh langsung dari lapangan, sedangkan data sekunder biasanya diperoleh dari buku, internet, blog atau website, dan literatur lain yang relevan.
Anda perlu memutuskan bagaimana mengumpulkan data dan menyusunnya ke dalam database.
Kemudian Anda mengambil sampel dan mengumpulkan data di lapangan.
Anda dapat mengambil sampel sesuai dengan metode pengambilan sampel yang digunakan, baik probabilitas maupun non-probabilitas.
Melakukan Analisis & Interpretasi Data
Pengumpulan data tidak akan pernah bisa mengarah pada kesimpulan tanpa analisis dan interpretasi data.
Anda dapat mulai dengan pengeditan, pengkodean, tabulasi, analisis statistik, dan interpretasi data.
Data olahan inilah yang akan memberikan petunjuk pada kesimpulan yang Anda tarik.
Menyusun Laporan Riset Pemasaran
Laporan riset pemasaran atau riset pasar biasanya diberikan kepada manajemen dalam bentuk laporan hasil, kesimpulan dan rekomendasi riset.
Manajemen kemudian membuat keputusan berdasarkan interpretasi data sebelumnya.
Laporan penelitian ini akan berfungsi sebagai standar penelitian yang digunakan para eksekutif untuk menilai manfaat penelitian ini.
Sekarang Anda juga memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa itu riset pasar.
Ini adalah enam langkah dasar yang dapat Anda ambil untuk melakukan riset pasar dengan baik.
Selain laporan penelitian, sebuah perusahaan juga memiliki laporan keuangan yang tidak kalah pentingnya.
Laporan keuangan juga dapat menjadi salah satu data penting untuk melakukan riset pemasaran.
Untuk menunjang laporan keuangan pada arus kas pemasukan & kegiatan operasional perusahaan berjalan dengan baik, Anda dapat menggunakan software CRM dari Woowa CRM.
Woowa CRM adalah software customer service yang terintegrasi dengan WhatsApp yang proses kinerjanya mempermudah pengelolaan customer Anda secara cepat tanpa keluar halaman WhatsApp.
Lalu, software ini juga sudah di percaya lebih dari 3000 pengguna sehingga telah teruji dengan baik untuk berbagai macam bisnis Anda. Klik tombol di bawah ini untuk info lebih lanjut.
